Entrepreneur Sejak Dini

Senin Pagi saya dan Taufik sedang membahas permasalahan serius, yaitu mengenai masa depan kelak. Apakah ingin tetap menjadi karyawan hingga akhir hayat atau bagaimana. Hingga akhirnya saya mengutarakan niat saya untuk menjadi pengusaha.

S= Saya
T= Taufik

S: Om, kayaknya gw mau jadi entrepreneur aja dah.
T: Bagus dong, emang harus gitu dong Top(dia memanggil saya dengan nama pemilik Tao Kae Noi)
S: Yoi, soalnya kata orang kalau mau berwirausaha itu umur 20an idealnya.
T: Iyalah emang gitu, lagian jadi pengusaha ga perlu pinter.
S: ................................................................................................ *sweat

Jadi selama ini dia menganggap gw ini bego ya -_-. (ndyw)


read more →

Nong Shim Instant Udon ~ Seafood Flavor

Kali ini saya akan mereview udon instan dengan merk Nonng Shim yang banyak dijual di supermarket. Kemasan dan ukuran yang lebih besar dari mie instan lainnya memberikan kesan tersendiri(eksklusif) loh.



Cara Membuat :

  • Panaskan air dalam panci(ya iyalah dalam panci zzzzzz)

  • Masukkan udon kering ke dalam air, masak hingga 3-4 menit

  • Siapkan bumbu pada mangkuk atau bisa langsung dimasak sekaligus, tergantung selera karena rasanya pasti akan berbeda.

  • Udon siap dinikmati

Menurut saya dari segi rasa, udon nongshim ini sangat enak(terutama bagi yang suka makanan jepang). Karena rasa dan aroma katsuobushi(cakalang kering) sangat kental selain itu juga ada serpihan rumput laut yang juga memberikan rasa gurih terhadap kuahnya. Apalagi rasanya juga spicy yang membuat segar kembali kalau mengantuk. Texture nya yang tebal dan kenyal juga memberikan sensasi sendiri. Akhir kata, Nongshim udon instan ini layak anda coba. (ndyw)

Cost Rp. 5.500/pcs
read more →

[Resep] Beef Tempura Black Pepper Ala Chef Andy


Sebenarnya masakan ini dibuat setelah peristiwa "Tunggu!!!"(selengkapnya dapat dibaca disini), tapi baru sempet posting hari ini. Maklum orang sibuk(ress ah). Ok OOT nya selesai dulu, back to the topic, masakan ini sengaja saya kreasikan karena tiba-tiba ingin makan masakan Jepang. Kebetulan juga image masakan ini yang mucul sewaktu saya berbelanja.

Bahan :

  • 100gr Daging Sukiyaki
  • 300gr Tepung terigu
  • 100gr Tepung Roti
  • 2btr Telur
  • 3sdm Garam
  • 3sdm Merica
  • 3sdm Black Pepper
  • 1scht Penyedap
  • 100ml Air

Sauce :
  • Saus Sambal
  • Saus Tomat
  • Mayonaise
Cara Membuat :
  • Marinade daging dengan air, garam, merica. Diamkan selama 30 menit

  • Kocok lepas telur

  • Campurkan tepung terigu, penyedap dan black pepper hingga rata

  • Celupkan daging ke telur, selimuti permukaan daging dengan campuran terigu. Lakukan langkah ini sebaganyak 2 kali, setelah itu celupkan kembali ke telur dan lumuri dengan tepung roti
  • Goreng daging hingga berwarna cokelat keemasan dengan menggunakan api sedang.

  • Tiriskan

  • This is it,  Beef Tempura Black Pepper Ala Chef Andy

Cara membuat Sauce :
  • Campurkan saus tomat, sambal dan mayonaise menjadi satu.
Bagaimana? Cukup mudahkan? Bahkan bagi seorang pria yang jarang ke dapur seperti saya ini hehe. Cocok untuk orang simple atau mahasiswa yang duitnya mepet~canda hehe. (ndyw)
read more →

Contact Info

EMAIL
wn.andy@yahoo.com

OTHER





read more →

Tunggu!!!

Malam minggu kemarin karena saya ini single(tidak henti-hentinya saya mengingatkan bahwa saya ini bukan jomblo), saya hanya menghabiskan waktu di rumah saja bersama keluarga. Mumpung masih selagi pada berkumpul di rumah(soalnya jarang sekali berkumpul semua) saya berinisiatif untuk membuatkan masakan untuk mereka. Tapi antara niat dan rasa malas untuk berbelanja sama besarnya, bawa motor rasanya dingin kalau bawa mobil rasa malasnya berkali-kali lipat.

Hingga akhirnya saya liat bokap saya sedang bersiap-siap hendak pergi. Saya pun tidak sia-siakan kesempatan itu untuk menebeng dengan beliau ke Superindo untuk membeli bahan-bahan. Akhirnya saya pun diantar oleh bokap hingga sampai ke Superindo Rajawali, kami pun sepakat untuk bertemu lagi di tempat saya di drop pukul 19:00 WIB.

Akhirnya selesai juga saya berbelanja pada pukul 7 malam kurang. Saya pun menunggu di tempat yang telah ditentukan. Setelah menunggu beberapa menit, terlihat mobil karimun merah dari kejauhan, akhirnya bokap saya datang juga. Saya pun menunggu dengan senyuman. Tapi apa yang terjadi? Bokap saya melewati saya dan melaju terus menuju jalan ke rumah. Saya pun berlari-lari mengejar mobil tersebut, namun tidak terkejar.

Saya punya kebiasaan tidak membawa hp atau dompet kalau cuma jalan ke minimarket atau supermarket yang dekat. Cukup bawa cash secukupnya dan debit card. Saya pun pulang ke rumah dengan menaiki angkot(untungnya masih ada uang di saku celana).

Pas sampai rumah dengan susah payah(dari pemberhentian angkot, harus berjalan lagi sepanjang 500m), saya melihat sosok bokap saya yang lagi asyik menonton tv. Kontan aja saya langsung marah-marah ke beliau.

S= Saya
B= Bokap
N= Nyokap

S: Kenapa sih ga berhentu tadi!? Kan udah janjian di situ!
B: Lupa...
S: Lupa gimana, kan tadi udah berdiri di samping jalan! Gimana sih!!!!! Masa ga liat!!!!!!!
B: Ga merhatiin sih...
S: Pasti sengaja....
B: Iya.....
S: ............................................................................................... *sweat

Saya yang langsung tambah kesel, langsung menghampiri nyokap yang lagi baca sms di kamar. Saya pun langsung mencurahkan kekesalan saya ke beliau.

S: Mah, kok bisa sih tahan selama ini?
N: Mau gimana lagi, udah biasa......
S: ................................................................................................. *sweat

Beginilah menderitanya kalau punya bokap yang suka usil sama anaknya sendiri. Sungguh menyedihkan... hiks hiks... (ndyw)


read more →

Dilambaikan Tangan Oleh Seorang Wanita

Sore itu sepulang dari tempat kerja, saya melajukan Angelia(nama Mio saya -red) dengan kecepatan 40KM/Jam, menikmati indahnya sore dengan santai(padahal sebenarnya karena jalan lumayan padat oleh kendaraan).

Hingga akhirnya ada sebuah mobil Honda Jazz hitam berjalan pelan disamping saya. "Ini mobil maunya apa sih? Mau ngajak racing gitu?" Kata saya dalam hati. Jendela mobil itu terbuka perlahan, terlihat sosok wanita putih mulus, yang pastinya cantik melambaikan tangannya kepada saya.

Ga salah tuh????? Jarang banget kejadian kaya gini terjadi??? Biasanya lebih sering dilambaikan oleh cowok(ups..... :p ). Semua imaginasi dan kemungkinan yang akan terjadi bemunculan dengan cepat memenuhi isi kepala saya.

S= Saya
C= Cewek putih mulus dan cantik

C: Ko...
S: I- iya... (kecepatan motor disesuaikan dengan laju mobilnya)
C: Itu motornya ada apanya di depan?
S: ................................................................................ *bengong
C: Itu tuuuh (sembari menunjuk ke bagian motor)

Saya pun dengan hati-hati mencoba melihat apa yang dimaksud cewek itu, dan ternyata... Ada sebuah bungkusan plastik hitam ukuran sedang berisikan sampah terikat di kabel rem motor.

S: Oh iya ya, makasih udah ngasih tau...
C: Sama-sama hihihihi... (cewek itu ketawa kecil sembari menutup jendela mobilnya)
S: DIDOOOOOOOOOOOOOOOOOOO BOOOOOOOOOOOOOOOOOTAAAAAAAK!!!!!

Gara-gara Dido si botak, saya jadi dapat pengalaman memalukan gitu. Pantes aja aneh, soalnya jaraaaang banget ada cewek yang tiba-tiba ngelambaikan tangan. Pelajaran hari itu, selalu pastikan keadaan motor sebelum melajukannya, karena siapa tau ada yang jahil seperti Dido Botak. (ndyw)

read more →

Kok gelap?

Waktu sudah menunjukkan pukul 7 malam, tepat malam Jum'at. Suasana di lantai 3 sudah sangat lenggang. Hanya tinggal aja seorang disana. Tapi ketika saya liat komputer Pa Ganjar, ternyata belum dimatikan. Itu artinya dia belum pulang. Akhirnya sebuah ide pun muncul.

Saya bersiap-siap untuk pulang, namun sebelum itu saya matikan semua lampu yang ada di lantai 3, hingga keadaan gelap gulita. Saya pun turun ke lantai 1, sebelum saya keluar saya "buang air kecil" dulu di toilet yang ada di lantai 1. Setelah keluar dari toilet, saya liat sosok Pa Ganjar sedang berjalan menaiki tangga. "Datang juga korban gw..."

Saya pun kembali ke lantai 2 dan menunggu di depan tangga. Tidak sampai 3 menit, sosok Pa Ganjar berjalan menuruni tangga.

S= Saya
G= Ganjar

S: Kenapa turun lagi?
G: Kok gelap? Siapa yang matiin ya?

Seketika itu juga saya langsung ngakak guling guling. Sepertinya Pa Ganjar menyadari si pelakunya. Dia langsung menyeret saya untuk naik ke atas menemanis dia.

S: Loh kok?????
G: Temenin! Kamu mah jail aja!
S: Kan ga sengaja...
G: Ga sengaja kok lampu mati semua, pasti dalangnya siapa lagi...
S: ....................................................................................... *sweat

Alhasil malam itu saya harus meraba-raba dalam kegelapan untuk dapat tiba di ruangan kami. (ndyw)


read more →